Rabu, 11 Mei 2011

Saab Gripen


JAS 39 Gripen
2006JASGripen3JM.jpg
 Tipe Pesawat tempur multi-peran
 Produsen Saab
 Terbang perdana 9 Desember 1988
 Diperkenalkan 9 Juni 1996
 Status Aktif
 Pengguna Swedia
Hungaria
Ceko
 Jumlah produksi 184
 Harga satuan US$ 25 juta (1998)
US$ 45–50 juta (2006)
Saab JAS 39 "Gripen" (Griffin) adalah sebuah pesawat tempur dari Swedia yang diproduksi oleh Saab. Pesawat ini dijual oleh perusahaan Gripen International, sebuah joint venture antara Saab dan BAE Systems. Pesawat ini sudah dipakai oleh angkatan udara Swedia, Ceko, dan Hungaria,[1] serta sudah dipesan oleh Afrika Selatan[2] dan Thailand.[3][4]

 Desain

Kanard Saab JAS 39 Gripen
Saab Gripen
ILA 2008 PD 113.JPG
JAS 39C, Brno, CIAF 2007
JAS Gripen
JAS-39D 43 HuAF
Rb15.JPG
JAS-39 Gripen Swedia

dalam merancang pesawat ini Saab memilih desain kanard yang tidak stabil. Kanard memberikan pitch rate tinggi dan hambatan yang rendah sehingga memungkinkan pesawat untuk terbang lebih cepat , lebih jauh dan mengankut lebih banyak beban.
Kombinasi sayap delta dan Kanard memberikan Gripen performa yang lebih baik dalam hal karakter terbang maupun lepas landas dan mendarat. Avionik yang total menyatu membuat pesawat ini mampu di "program". Pesawat ini juga mempunyai perangkat perang elektronika internal, sehingga membuatnya mampu mengangkut beban maksimal tanpa mengorbankan kemampuan perang elektronikanya.
Kemampuan yang diinginkan untuk gripen dari awal adalah mampu lepas landas dari landasan pacu sepanjang 800 meter.Pada awal proyek ini, semua penerbangan yang dilakukan dari landasan Saab di Link√∂ping menggunakan acuan sebuah "garis kotak" berukuran 9 m × 800 m yang dicat dilandasan pacu. Jarak pengereman juga diperpendek dengan memperbesar rem udara (menggunakan kontrol permukaan untuk menekan pesawat kearah bawah, membuat rem lebih bertenaga menekan kebawah dan langkah berikutnya adalah memutar kanard ke arah depan, memngubah kanard menjadi rem udara yang besar, untuk menekan pesawat kebawah lebih hebat lagi.
Satu kemampuan menarik dari gripen adalah kemampuannya untuk mendarat pada jalanan umum, yang merupakan salah satu strategi pertahanan Swedia. Begitu mendarat , pesawat ini bisa diisi bahan bakar dan dipersenjatai lagi dalam 10 menit oleh 5 orang kru darat yang beroperasi dari sebuah truk, kemudian Gripen terbang kembali untuk melaksanakan misinya.
Untuk jangka panjang Saab mempertimbangkan untuk menggunakan mesin yang lebih baru seperti General Electric F414 atau versi thrust-vectoring dari mesin EJ200 milik Eurofighter Typhoon dan tanki bbm tambahan atau perpanjangan badan pesawat utnuk jarak tempuh yang lebih jauh.[5]

Radar

Gripen menggukan PS-05/A radar pulse-doppler, buatan Ericsson dan GEC-Marconi, dan berdasar pada radar Blue Vixen milik Sea Harrier (yang juga mengilhami radar CAPTOR milik Eurofighter).
Radar ini mampu mendeteksi, melacak lokasi , mengidentifikasi dan secara otomatis menjejak multi target di atas maupun bawah pesawat, laut darat maupun udara , disemua kondisi cuaca.

Varian

JAS 39 Gripen, Farnborough 2006
JAS 39A
JAS 39B
JAS 39C
JAS 39D
Gripen Demo
Gripen NG/IN

Operator

Operator Gripen merah, pemesan hijau dan pembeli potensial biru
JAS 39 Gripen Hungaria, 2007
 Republik Ceko
 Hongaria
 Afrika Selatan
 Swedia
 Britania Raya

 Pemesan

 Thailand

Spesifikasi (JAS 39 Gripen)

Mesin Gripen
Data dari Gripen International data,[6] Gripen to Brazil data,[7] Superfighters,[8] Czech Republic page,[9] Gripen weapons,[10] Great Book,[11] Fuel chart.[12]

Karakteristik umum

  • Kru: 1 (2 for JAS 39B/D)
  • Panjang: 14.1 m
  • Lebar sayap: 8.4 m
  • Tinggi: 4.5 m
  • Luas sayap: 30.0 m²
  • Bobot kosong: 5,700 kg
  • Bobot terisi: 8,500 kg
  • Bobot maksimum lepas landas: 14,000 kg
  • Mesin:Volvo Aero RM12 afterburning turbofan
    • Dorongan kering: 54 kN
    • Dorongan dengan pembakar lanjut: 80.5 kNWheel track: 2.4 m (7 ft 10 in)
  • Length (two-seater): 14.8 m (48 ft 5 in)

Kinerja

Persenjataan

Pesawat sebanding

Urutan penamaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar